30 Santri TPQ Al Furqon Ikuti Halaqoh Kubro di Masjid Al Akbar Surabaya

30 Santri TPQ Al Furqon Ikuti Halaqoh Kubro di Masjid Al Akbar Surabaya





Senin (25/12/2017), sebanyak 30 Santri  TPQ Al Furqon Ikuti Halaqoh Kubro di Masjid Al Akbar Surabaya. Halaqoh Kubro Tahfidzul Qur’an Ke-1 ini diadakan oleh Majelis Taujih Wal Irsyad Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jawa Timur yang berbertempat di Masjid Al Akbar Surabaya. Kegiatan halaqoh yang pertama di adakan di Masjid Akbar dan di Jawa Timur ini diikuti sekitar 30.000 peserta. 


Peserta Halaqoh Kubro dari TPQ Al Furqon Sugihwaras totalnya sekitar 62 orang yang terdiri dari 30 Santri dan 32 pembina dan pendamping. Dengan mengendarai 3 elp, peserta sudah mempersiapkan diri mulai pukul 02.00 WIB dan berangkat pukul 03.00 WIB bergabung dengan peserta dari Lamongan. Pukul 06.00 WIB peserta sudah sampai di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya dan persiapan mengikuti kegiatan halaqoh. 


Acara Halaqoh Kubro DPW LDII Jawa Timur ini secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Gus Ipul dan dihadiri juga oleh Kapolda Jawa Timur Irjenpol Mahfud Arifin, Ketua MUI Jawa Timur Abdussomad Buchori, Wakil Ketua ROIS AM PBNU KH. Miftahul Akhyar, Danrem 084 Bhaskara Kolonel Kav Zulkifli, Ketua DPP LDII Prof. DR. H. Abdullah Syam, Dirut Masjid Nasional Al Akbar Drs. H. Endro Siswanto M.Si, Ketua DPD LDII Jawa Timur Drs. EC. H. Amien Andhy dan Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan.


Dalam sambutannya ketua DPW LDII Jawa Timur mengucapkan terima kasih kepada panitia, peserta dan pendukung acara Halaqoh Kubro, sehingga terlaksana dengan baik. Dengan Tahfidzul Qur’an LDII Berkomitmen menciptakan generasi bangsa yang berilmu, berakhlak baik dan mandiri yang menjadi generasi potensial untuk kemajuan bangsa.


Direktur Masjid Nasional Al Akbar Surabaya merasa sangat bangga ditempati acara Halaqoh Kubro DPW LDII Jawa Timur. “Bangsa Indonesia Mendapatkan Bonus Demografi, maka dengan al Qur’an  bisa membangun karakter bangsa, ditengah persoalan yang dihadapi Bangsa Indonesia” katanya.
Kapolda Jawa Timur dalam sambutannya mengatakan “Halaqoh Al Qur’an sangat penting, karena dengan mempelajari Al Qur’an bisa memperkuat Pembangunan karakter bangsa Indonesia yang sedang digalakkan saat ini”.

Tepat pukul 09.25 WIB, Gubernur Jawa Timur Gus Ipul memberikan sambutan sekaligus membuka acara Halaqoh Kubro Tahfidzul Qur’an Ke-1 DPW LDII Jawa Timur. Dalam sambutannya Gus Ipul mengharapkan profesi apapun yang dilakoni generasi muda LDII bisa hafal Al Qur’an “… Jadi tentara Hafl Al Qur’an, Jadi Petani Hafal Al Qur’an, Jadi Pejabat Hafal Al Qur’an, Jadi Camat, Hafal Al Qur’an, jadi BupatiHafal Al Qur’an…”.

“saya menyambut baik apa yang dilakukan pengurus LDII Jawa Timur yang telah mengadakan Halaqog Kubro Tingkat Jawa Timur, yang bisa menghadirkan 30.000 peserta” katanya.
Wwakil Gubernur Jawa Timur yang merupakan Calon Gubernur Jawa Timur ini juga mencontohkan generasi hebat zaman dulu yang sejak kecil sudah hafal Al Qur,an. Seperti Iman Syafi’I yang hafal umur 9 tahun, Imam Thobroni yang hafal umur 7 tahun, Ibnu Sina yang hafal Al Qur,an sejak kecil dan Umar Bin Abdul Aziz yang juga hafal AL Qur’an sejak Kecil.


Acara halaqoh Kubro diisi Tausiyah dari KH. Abdussomad Bukhori Ketua MUI Jawa Timur dan ditutup dengan do’a oleh KH. Miftahul Akhyar wakil ketua Rois AM PBNU. 

Komentar